Cari Blog Ini

Jumat, 06 Mei 2016

Muhasabah dari Gelombang di dalam Laut

''Kegelapan dalam lautan dan samudra yang dalam dijumpai pada kedalaman 200 meter atau lebih. Pada kedalaman ini, hampir tidak dijumpai cahaya. Di bawah kedalaman 1.000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali.'' 
(Elder, Danny; and John Pernetta, 1991, Oceans, London, Mitchell Beazley Publishers, s. 27)


Sesungguhnya, fakta ilmiah ini telah disebutkan sekitar 1.400 tahun lalu dalam Alquran surah An-Nuur ayat 40. "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun." (QS An-Nuur [24]:40)

Gelombang internal memiliki sifat seperti gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat tertentu. 
(Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)

Menjadi semakin menyadari betapa kecilnya seorang manusia dengan segala kesombongan dan keangkuhannya serta keberaniannya menentang pencipta alam. Dimana sang pencipta yang menciptakan lautan samudra yang melebihi manusia itu sendiri, bahkan di dalam yang besar itu masih terdapat banyak Kuasa-Nya yang di luar kemampuan manusia, sebuah kegelapan di dalam laut yang jelas tidak dapat digapai oleh manusia tapi terbukti adanya berdasarkan penelitian dasar manusia dan kebenaran dalam Al-Qur'an surat An-Nuur:40.
Maka jadilah hamba yang senantiasa memuji kebesaran-Nya, apalah daya manusia dalam sebuah kegelapan, karena dalam kegelapan itulah dia akan menemukan banyak kehinaan, dan hanya Dialah Yang Maha Memberi Petunjuk yang akan mengantarkan manusia kepada sebuah cahaya dengan kehormatan yang mulia di dalamnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar