Cari Blog Ini

Jumat, 13 Mei 2016

Gelombang Laut

Menurut Harun Yahya, teknologi masa kini berhasil mengungkapkan bahwa antara 3 hingga 30 persen sinar matahari dipantulkan oleh permukaan laut. Jadi, hampir semua tujuh warna yang menyusun spektrum sinar matahari diserap satu demi satu ketika menembus permukaan lautan hingga kedalaman 200 meter, kecuali sinar biru. Di bawah kedalaman 1.000 meter, tidak dijumpai sinar apa pun.
Sesungguhnya, fakta ilmiah ini telah disebutkan sekitar 1.400 tahun lalu dalam Alquran surah An-Nuur ayat 40. “Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.” (QS An-Nuur [24]:40)
Al’Quran juga menjelaskan tentang seseorang yang kehilangan cahaya hingga mereka hampir tidak dapat melihat. Sinar cahaya terdiri dari tujuh warna: violet, nila, biru, hijau, kuning, oranye dan merah.
Dan ketika cahaya menembus kedalaman air maka hal itu disebut refraksi. Misalnya di kedalaman 10 sampai 15 meter, air menyerap warna merah dan saat anda menyelam lebih dalam lagi, setiap spektrum warna diserap oleh air, sampai anda berada di kedalaman sekitar 1.000 meter maka keadaan menjadi gelap total.
Hal menakjubkan yang baru kita temukan dalam ilmu pengetahuan modern, bahwa ombak dalam laut menyelubungi kedalaman laut dan samudra. Karena air di kedalaman memiliki tekanan yang lebih tinggi daripada air di atasnya. Jadi “ombak di atas ombak”: ada gelombang tersendiri di laut dalam dan kemudian ada ombak lagi di atasnya dan barulah awan dan seterusnya.
Mereka membuat kegelapan bertambah, adanya perbedaan, terbagi menjadi bagian-bagian, dan meredupnya cahaya. Yang menarik adalah kegelapan di laut dalam, ingat apa yang Al’Quran firmankan: “mereka merentangkan tangan mereka tapi hampir tidak bisa melihatnya.”
Kegelapan ini berada di bawah gelombang internal di laut. Bahkan ada ikan tertentu di kedalaman tersebut yang membutuhkan cahaya mereka sendiri agar dapat melihat. Dan luar biasa Allah telah menciptakan makhluk-makhluk yang memang dapat menghasilkan cahaya mereka sendiri.
Ini benar-benar menakjubkan karena tentu saja belum ada yang mampu menembus dan mencapai bagian-bagian yang mendalam dari laut hingga baru pada masa ini. Hanya dengan mesin modern yang sangat canggih, kapal selam dan pakaian menyelam, seseorang dapat turun ke kedalaman itu. Namun 1.400 tahun yang lalu, Al’Quran menggambarkan gelombang internal lautan dan kegelapan yang ada di kedalaman lautan.
Ya. 1.400 tahun yang lalu Al-Quran telah memberi informasi yang rinci tentang ilmu pengetahuan dan oseanografi. Sebagaimana dikatakan oleh Profesor Rao yang ahli dalam biologi kelautan, di Universitas King Abdul Aziz di Jeddah, bahwa itu tidaklah mungkin bisa dilakukan oleh seorang manusia biasa, sehingga informasi ini pasti datang dari sesuatu yang supernatural.
Sumber: https://catatancintaabi.wordpress.com

1 komentar:

  1. Informasi yang benar-benar menakjubkan karena tentu saja belum ada yang mampu menembus dan mencapai bagian-bagian yang mendalam dari laut hingga baru pada masa ini.
    Subhanallah..

    BalasHapus